Pameran Komputer

Sepertinya pameran komputer tambah sering aja di adakan, kayaknya baru kemaren pameran sekarang kok pameran lagi. Dan lagi-lagi tempatnya sama yaitu di Java Supermall Semarang. Kalau buat orang lain pameran ini jadi ajang buat meningkatkan kemampuan komputernya atau malah beli komputer baru. Sayangnya aku disitu cuma belanja brosur. Lumayan dapet brosur bagus dari Axioo, Asus, BYON. Setidaknya bisa di tempel di papan "Wishlist", siapa tahu ntar bisa kesampaian beli laptop (Sampai kapan). Kegiatan nggak berguna tapi di tinjau dari teori the Secret merupakan langkah pertama untuk mencapai keinginan. Percaya nggak percaya aku telah mendapat keinginan nomor duaku yaitu kamera. Jadi selama 6 bulan aku pasang potongan koran iklan kamera Kodak, akhirnya kesampaian juga walau merk-nya Mpix.
Sayangnya dari dulu sampai sekarang clingak-clinguk di pameran aku nggak liat produk laptop idamanku yaitu Apple yang di pajang. Beda sama Acer, atau Asus yang di pajang di depan bahkan pengunjung diberi kesempatan buat ketak-ketik disitu, tapi ya buat apa? dimana-mana PC itu kan sama aja. Keyboardnya letaknya sama aja, keypadnya juga sama aja, pakainya juga Windows, dalemannya juga sama, praktis nggak ada yang beda satu sama lain (kecuali desain). Malah lebih bagus kalau di laptop tersebut di install game, (eh, tunggu dulu) bukannya karena aku maniak game, tetapi dari performa yang dihasilkan selama bermain game akan ketahuan mana yang kenceng dan mana yang lambat. Kalau cuma ngetik atau nge-net komputer yang seharga $2000 sama $500 nggak akan terasa bedanya.
Kenapa nggak ada produk Apple di Pameran Komputer terbesar di Jawa Tengah ini?rasanya udah gatel aja pengen nyoba Leopard terbaru....
Selain Apple yang cukup keren lagi adalah Compaq, kesannya memang Cool seperti logo-nya "Qool", auranya beda sama komputer lain, sayang masih mahal. Di kisaran komputer murahan(segi harga lho...yg pasti bukan kualitasnya) ada BenQ Joybook (Buku Kenikmatan?), BYON, Acer katanya juga ada, dan semua di bandrol di bawah Rp 5jt, Spek-nya kayaknya bagus cuma masih pake prosesor Celeron. Lebih murah lagi ada Asus eee PC, Anoa, dan Ubud seharga 3 jutaan. Sayangnya kapasitas penyimpanannya bikin laptop ini lebih mirip flasdisk daripada sebuah perangkat penyimpan data, gimana nggak, rata-rata di bawah 10GB, tapi lumayan lah buat anak-anak.
Kalau brosur udah di tangan betapa pengennya buat beli laptop, sayang aku nggak boleh beli laptop, "Masih kuliah kok beli laptop, nanti aja kalo dah kerja" begitu paling ortu-ku bilang. Ya dah nasib sepertinya dari tahun ke tahun cuma bisa belanja brosur.





Comments

Postingan Populer

32 Logo Mobil dan Arti di Dalamnya

Mengganti Ban Standar Spacy Dengan Ban Tubeless

Pengalaman Mistis Di Gua Jepang