KKL ke Jakarta

Bulan-bulan ini pasti bikin pusing panitia KKL, dan tentunya juga aku. Banyak banget masalah yang belum selesai walau kenyataannya deadline sudah dekat. Ya, habis mid semester atau bulan Mei kita sudah harus berangkat. Rencana ke Bali harus di coret (Hiks3X) sebagai gantinya ke Jakarta. Ada untung ada ruginya, yang pasti estimasi biaya lebih irit, ruginya hilang sudah kesempatan potret-potret lagi (dendam lama) di pulau Dewata. Bukannya gak pernah ke Bali, pernah dulu waktu SMA, tapi sayangnya (dan bodohnya) aku nggak bawa kamera. Hasil jepretan teman pun ternyata hangus. Eits ini bukan Cuma ajang narsis lho, setidaknya kita punya bukti perjalanan kita di masa lalu (apa sih…). Ibaratnya foto itu dapat mengatakan lebih banyak daripada sebuah tulisan di blog ini. Selain itu lumayan sih dapat nambah koleksi di Flickr-ku, atau kalau beruntung aku bisa dapat foto-nya Rena (masih mikir caranya).

Masalah lain soal dana KKL yang nggak cair sebelum kita berangkat, tapi malah sesudahnya, soalnya ada komponen asuransi di dalamnya. Yang bikin pusing ya bagaimana mencari duit Rp 590.000 dalam waktu 2 minggu. Itu buat kunjungan perusahaan doing (yg juga belum Fix), banyak juga yang minta ke Dufan, nah ini pasti tambah biaya lagi.

Masalahnya buat aku, perkiraan tabunganku meleset sama sekali. Sebabnya aku dengar kalau KKL di adakan sehabis ujian semester, jadi perhitungan-nya bisa dapat kamera Cybershot (nabung 10 bulan) nyatanya malah maju. Jadi bingung nih apa bisa dapat Cybershot, apes-apesnya dapat Kodaklah, kalau nggak kepaksa beli Cannon 5 MP (HP kali). Cuma kata temenku Sony lebih enak (kata temenku yang brand minded). Itungannya kalau nekat beli Cybershot masih kurang Rp 500.000, kalau Kodak kurang Rp 200.000. Mau minta orang tua pasti di tolak, malah di suruh bawa kamera film rumah. Ya kalau ada kamera film yang bisa langsung di transfer ke computer nggak apa-apa (langsung kubeli malah) kalau nggak sorry ya. Ini jamannya Computer Minded

Comments

Postingan Populer

32 Logo Mobil dan Arti di Dalamnya

Mengganti Ban Standar Spacy Dengan Ban Tubeless

Pengalaman Mistis Di Gua Jepang